dametobing93

1. Hukum-Hukum I’tiqodiyyah
Hukum-hukum I’tiqodiyyah adalah hukum-hukum yang berkaitan dengan masalah aqidah atau keyakinan seperti keimanan kepada Allah, malaikat, kitab-kitab, dan hari akhir
2. Hukum Akhlaq dan Perilaku
Hukum-hukum ini adalah hukum yang berkaitan dengan metode penggemblengan dan pembersihan jiwa, seperti hukum-hukum yang membahas amalan hati, akhlaq mulia contohnya rasa takut, cinta, harap, jujur, syukur,  berbakti kepada orang tua, silaturahmi, sabar, memaafkan sesame, mendamaikan pihak yang berselisih, tidak menganggu orang lain, menepati janji, dan yang lainnya.

Read the rest of this entry »

Pertama, adl ajaran yg memberi pengetahuan ttg berbagai hal baik jagat raya maupun makhluk yg mendiaminya, termasuk ajaran ttg keyakinan atau iman, hukum atau syariat, dan moral atau akhlak.

Kedua, Al Quran berisi sejarah atau kisah-kisah manusia zaman dl termasuk kejadian para Nabi, dan berisi pula ttg petunjuk di hari kemudian atau akhirat.

Ketiga, Al Quran berisi pula sesuatu yg sulit dijelaskan dgn bahasa biasa karena mengandung sst yg berbeda dgn yg kita pelajari secara rasional.

(1.) Al-Qur’an
(2.) As-sunnah (Al-Hadits)
(3.) Akal pikiran (ra’yu) manusia yang memenuhi syarat untuk berijtihad karena pengetahuan dan pengalamannya, dengan mempergunakan berbagai jalan (metode) atau cara, ‘diantaranya’ adalah
–          Ijma’
–          Qiyas
–          Istidal
–          Al-masalih Al-mursalah
–          Istihsan
–          Istishab
–          ‘Urf
1.    Al-Qur’an
Alquran adalah sumber hukum islam pertama dan utama. Alquran adalah kitab suci yang memuat wahyu (firman) Allah, Tuhan Yang Maha Esa, asli seperti yang disampaikan oleh malaikat jibril kepada Nabi Muhammad sebagai rasul-Nya sedikit demi sedikit selama 22 tahun 2 bulan 22 hari, mula-mula di Makkah kemudian kemudian di Madinah untuk menjadi pedoman atau petunjuk bagi umat manusia dalam hidup dan kehidupannya mencapai kesejahteraan didunia ini dan kebahagiaan di akhirat kelak.
Sayyid Husein Nasr berkata : “ sebagai pedoman abadi, Al-Qur’an mempunyai tiga petunjuk bagi manusia:
–          Pertama, adalah ajaran yang memeberi pengetahuan tentang struktur susunan kenyataan alam semesta dan posisi berbagai makhluk, termasuk manusia, serta benda di jagad raya dan berisi petunjuk tentang iman atau keyakinan, syariat atau hukum, akhlak atau moral yang perlu dipedomani manusia dalam kehidupan sehari-hari.
–          Kedua, Al-qur’an berisi petunjuk  yang menyerupai sejarah manusia, rakyat biasa, raja-raja, orang-orang suci, para nabi, sepanjang zaman dan segala cobaan yang menimpa mereka.
–          Ketiga, Al-qur’an berisi sesuatu yang sulit untuk dijelaskan dalam bahasa biasa. Ayat-ayat Al-Qur’an, karena berasal dari firma Allah, mengandung kekeuatan berbeda dari apa yang dapat kita pelajari secara rasional.
Menurut para Ahli, pada garis-garis besarnya Al-Qur’an memuat soal-soal yang berkenaan dengan
(1)  Akidah
(2)  Syariah
(a)  Ibadah
(b)  Muamalah
(3)  Akhlak dalam semua ruang lingkupnya
(4)  Kisah-kisah umat manusia di masa lalu
(5)  Berita-berita tentang zaman yang akan datang (kehidupan akhirat)
(6)  Benih atau prinsip-prinsip ilmu pengetahuan, dasar-dasar hukum atau hukum-hukum dasar yang berlaku bagi alam semesta, termasuk manusia didalamnya
2.    As-sunnah atau Al-hadits
As-Sunnah atau Al- Hadits adalah sumber hukum islam kedua setelah Al-Qur’an, berupa perkataan (sunnah Qauliyah), perbuatan (sunnah Fi’liyah) dan sikap diam (sunnah taqririyah atau sunnah sukutiyah). Hadits Qudsi adalah ucapan-ucapan nabi yang didalamnya Allah berbicara melalui nabi, namun tidak menjadi bagian dari Al-Qur’an.

WAJIB
wajib adalah suatu perbuatan yang dituntut Allah untuk dilakukan secara tuntutan pasti, yang diberi ganjaran dengan pahala bagi orang yang melakukannya dan diancam dosa bagi orang yang meninggalkannya karena bertentangan dengan kehendak yang menuntut
Wajib dapat dibagi dari beberapa segi ,dan diantaranya adalah dari segi pelaksana atau pihak yang dituntut. Dari segi pihak yang dituntut melaksanakan kewajiban, wajib terbagi dua, yaitu :
a.      Wajib ‘Aini (kewajiban secara pribadi) : sesuatu yang dituntut oleh syar’i (pembuat hukum) untuk melaksankannya dari setiap pribadi dari pribadi mukallaf (subjek hukum).kewajiban itu harus dilaksanakan sendiri dan tidak mungkin dilakukan oleh orang lain atau karena perbuatan orang lain
b.     Wajib Kafa’i/ Kifayah (kewajiban bersifat kelompok) : sesuatu yang dituntut oleh pembuat hukum melakukannya dari sejumlah mukallaf dan tidak dari setiap pribadi mukallaf. Hal ini bebrarti bila sebagian atau beberapa orang mukallaf telah tampil melaksanakan kewajiban itu dan telah terlaksana apa yang dituntut, maka lepaslah orang lain dari tuntutan itu. Tetapi bila tidak seorangpun melaksanakannya hingga apa yang dituntut itu terlantar, maka berdosa semuanya.

Read the rest of this entry »

AKIDAH
Dalam konteks ajaran Islam , akidah Islam dapat di definisikan sebagai pemikiran tentang adanya Allah swt, malaikat, kitab, rasul, Hari Kiamat, Qadha’ danQadar dimana baik dan buruk semata-mata karena Allah yang diyakini oleh qalbu danditerima oleh akal, sehingga menjadi pembenaran (keyakinan) yang bulat sesuaidengan realitas dan bersumber pada dalil. Oleh karena itu,akidah selalu ditautkandengan Rukun Iman yang merupakan asas seluruh ajaran Islam.
SYARIAH
Syariah islam adalah ajaran yang mengatur perilaku seorang pemeluk agamaislam (muslim)Untuk meyelesaikan  dan memutuskan masalah manusia yang mencakup hubungan manusia dengan dirinya sendiri, manusia denganlingkungannya,manusia dengan sesamanya, dan manusia dengan Allah

3.AKHLAK
Akhlak adalah sikap yang menimbulkan perilaku baik dan buruk. Berasal darikata khuluk yang berarti perangai,sikap,perilaku,watak,budi pekerti. Ilmu akhlak adalah ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk pada sikap dan perilaku manusiaserta segala sesuatu yang berkenaan dengan sikap dan perbuatan yang seyogyanyadiperlihatkan manusia terhadap manusia lain, dirinya sendiri dan lingkunganhidupnya.Sumber akhlak Islam adalah Al-Qur’an dan Al-Hadits. Akidah, syariah danakhlak merupakan tiga hal yang tidak dapat dipisahkan dan dalam prakteknyaketiganya menyatu secara utuh dalam pribadi seorang muslim. Akidah digambarkansebagai akar yang menunjang kokoh dan tegaknya batang di atas permukaan bumi,sedangkan syariah sebagai batang yang berdiri kokoh di atas akar yangmenunjangnya dan akhlak adalah buah yang dihasilkan dari proses yang berlangsungdi akar dan di batang.

  Merupakan bagian dan bersumber dari agama Islam
  Mempunyai hubungan yang erat dan tidak dapat dipisahkan dari iman atau akidan dan kesusilaan atau akhlak Islam
  Mempunyai dua istilah kunci yakni,
o   Syariat, yang terdiri dari wahyu Allah dan Sunnah Nabi
o   Fiqh adalah pemahaman dan hasil pemahaman manusia tentang syariah
  Terdiri dari dua bidang utama yakni,
  Ibadah, ibada bersifat tertutup karena  telah sempurna
  Muamalah dalam arti khusus, muamalah dalam arti khhusus dan luas bersifat terbuka untuk dikembangkan oleh manusia yang memenuhi syarat dari masa ke masa
  Struktur berlapis, terdiri dari
  Nas atau teks Al-Qur’an
  Sunnah Nabi Muhammad (untuk syariat)
  Hasil ijtihad manusia yang memenuhi syarat tentang wahyu dan sunnah
  Pelaksanaannya dalam praktik baik berupa keputusan hakim maupun amalan-amalan umat Islam dalam masyarakat (untuk fiqh)
  Mendahulukan kewajiban dari hak, amal dari pahala
  Dapat dibagi menjadi
  hukum taklifi atau hukum taklif, yakni al-khamsah yang terdiri dari lima kaidah, lima jenis hukum, lima kategori hukum, lima penggolongan hukum yakni, Jaiz,sunnah, makruh, wajib, dan haram
  hukum wadhi, yang mengandung sebab syarat, halangan, terjadi atau terwujudnya hubungan hukum
  berwatak universal, berlaku abadi untuk umat islam dimanapun mereka berada, tidak terbatas pada umat islam disuatu tempat atau negara pada suatu saja
 menghormati martabat manusia sebagai kesatuan jiwa dan raga, rohani dan jasmani serta memelihara kemuliaan manusia dan kemanusiaan secara keseluruhan
 pelaksanaannya dalam praktik digerakan oleh Iman (akidah) dan akhlak umat islam.

1. Sejarah à sejak zaman kolonial Belanda, hukum Islam itu telah dipelajari dan menjadi mata kuliah wajib pada perguruan tinggi hukum Belanda. Di zaman kolonial, hukum Islam disebut Mohammedans recht (karena anggapan Muhammad adalah penyebarnya).
Mohammedans recht : Hukum Muhammad
à kekeliruan istilah à tidak tepat karena seolah-olah hukum Islam adalah ciptaan atau ajaran Muhammad.
2. Penduduk à bahwa mayoritas penduduk Indonesia (80%) menganut agama Islam & mereka mengamalkan ketentuan-ketentuan hukum Islam dalam kehidupan sehari-hari sehingga hukum Islam sangat mewarnai kehidupan mereka.

Read the rest of this entry »